Semua orang mendambakan senyuman yang indah. Senyuman merupakan hadiah terindah yang diberikan Sang Pencipta kepada kita. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering tersenyum akan lebih awet muda dan dapat memperpanjang usia. Karena dengan tersenyum maka otot-otot wajah akan sering bekerja.

Salah satu faktor yang sangat mendukung untuk terciptanya senyuman yang indah adalah susunan gigi. Seseorang yang mempunyai susunan gigi yang tidak rapi (berjejal), gigi yang maju akan tidak pe-de untuk tersenyum. Bentuk dan susunan gigi yang rapi akan membentuk senyuman dan wajah yang sedap dipandang mata.

1

Saat ini, dengan kemajuan di bidang kedokteran gigi, gigi yang tidak rapi, maju ataupun “cameuh” bukan lagi persoalan yang tidak dapat diatasi. Susunan gigi tersebut dapat diperbaiki dengan perawatan yang dinamakan perawatan ortodontik atau dalam bahasa awam pemasangan behel.

2

Adapun tujuan perawatan ortodontik adalah:

  1. Mendapatkan hubungan gigi rahang atas dan bawah (Oklusi) yang baik.
  2. Memperoleh bentuk wajah yang seimbang & harmonis – Estetik.
  3. Memperoleh fungsi pengunyahan yang baik dan efisien.
  4. Memperoleh fungsi bicara, pendengaran dan pernafasan yang baik.
  5. Memperoleh jaringan mulut yang sehat.
  6. Menghilangkan rasa rendah diri / menambah rasa percaya diri.

Perawatan ortodontik tidak hanya ditujukan pada gigi saja, tapi dapat juga memperbaiki struktur tulang rahang dan jaringan otot-otot wajah.

Penyebab terjadinya ketidakteraturan gigi tersebut, sangat banyak diantaranya adalah: faktor keturunan, kebiasaan buruk (menghisap jari, mendorong lidah dll) serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan tulang kepala dan wajah (rahang atas dan rahang bawah), kehilangan gigi sulung yang terlalu dini ataupun gigi yang persistensi.

3

Alat ortodontik sendiri terbagi 2 yaitu alat lepasan dan alat cekat (behel). Yang masing-masing mempunyai keuntungan dan kerugiaan.

Kadangkala pertanyaan pasien yang tersering adalah : “Dok, anak saya berumur 8 tahun bolehkah untuk dipasang behel?” Atau “Dok, saya udah berumur 40 tahun, masih bolehkah dirawat?” Jawabannya adalah perawatan ortodontik boleh dilakukan pada semua usia. Tapi perawatan yang bagaimana?

Perawatan yang dilakukan haruslah sesuai dengan penyebab terjadinya gangguan tersebut dan usia pasien pada saat itu. Contohnya bila ada anak dengan keadaan gigi/muka yang caumeh dan gigi yang terlalu maju, apabila penyebabnya adalah kelainan tulang rahang, maka harus dirawat sedini mungkin, sebelum mencapai masa pubertas. Perawatan pada masa ini disebut perawatan dengan modifikasi pertumbuhan, dengan memanfaatkan kondisi pertumbuhan rahangnya. Jadi hasil yang didapat akan semakin baik. Anak-anak dengan kelainan gigi saja, bukan kelainan rahang, apabila hendak dirawat dengan alat cekat, sebaiknya menunggu sampai semua gigi tetapnya muncul ( 13 thn). Perawatan yang terlalu dini akan dapat menimbulkan masalah-masalah lain lagi yang lebih serius. Untuk pasien diatas 40 tahun, perawatan yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi gigi.

Perawatan ortodontik haruslah dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodontik. Mengapa? Karena untuk merencanakan perawatan haruslah didasari dengan diagnosis yang tepat, alat yang tepat, waktu dan rencana perawatan yang tepat. Semua orang bisa memasang kawat gigi tapi tidak semua orang dapat merawat kelainan tersebut.

Saat ini, alat-alat ortodontik cekat sangatlah bervariasi. Ada yang terbuat dari metal, ceramic (transparan) dan metode yang terbaru adalah self ligating. Keuntungan dari system self ligating ini adalah: rasa sakit minimal serta waktu perawatan yang singkat.

Perawatan ortodontik kadangkala dikombinasikan dengan perawatan bedah, untuk kasus pasien dewasa yang etiologinya kelainan tulang rahang yang tidak dapat dirawat hanya dengan memasang kawat gigi saja.

Jadi, perawatan ortodontik bukanlah perawatan yang mudah, tetapi perawatan yang membutuhkan dasar diagnosis, pemilihan alat dan waktu perawatan serta rencana perawatan yang tepat, yang hanya dapat dikerjakan oleh spesialis ortodontik. Jadi tunggu apa lagi? Segera konsultasikan masalah gigi anda kepada dokter spesialis ortodontik.