Definisi: Apa itu Virus Corona (Coronavirus)?

(Mari kita berbincang sedikit ilmiah disini). Virus Corona adalah virus yang berasal dari golongan coronaviridae, merupakan virus RNA galur tunggal, memiliki selubung (enveleopedi), dan sense-positif. Virus ini berbentuk bulat dan terkadang bervariasi (pleiomorphic) dengan diameter 80-120nm. Genome Virus Corona memiliki ukuran kurang lebih 31kb, menjadikan virus ini virus RNA terbesar yang pernah ditemukan. Mereka adalah virus yang menyerang saluran pernafasan yang dikelompokkan dibawah golongan Coronaviridae dan genus Coronavirus. Virus ini termasuk keluarga besar virus yang menyebabkan berbagai penyakit mulai dari batuk pilek sampai dengan penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Coronavirus-2019 (NCoV-2019 – COVID-19) adalah golongan virus baru yang ditemukan akhir tahun 2019 lalu dan belum pernah terdeteksi di manusia.1

Sumber: https://www.google.com/amp/s/thepathologist.com/subspecialties/the-covid-19-pandemic-a-summary/amp.html

Variasi: Berapa Jenis Virus Corona yang Ada Saat Ini?

Terdapat 4 tipe virus Corona menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention) Amerika Serikat, diantaranya adalah:

  1. Tipe Alfa
  2. Tipe Beta
  3. Tipe Gamma
  4. Tipe Delta

Dari keempat tipe tersebut, tipe yang umumnya dapat menginfeksi manusia adalah:

  1. 229E (alpha coronavirus)
  2. NL63 (alpha coronavirus)
  3. OC43 (beta coronavirus)
  4. HKU1 (beta coronavirus)

Tipe lainnya yang juga dapat menginfeksi manusia adalah:

  1. MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan Middle East Respiratory Syndrome / MERS)
  2. SARS-CoV (beta Coronavirus yang menyebabkan Severe Acute Respiratory Syndrome / SARS)
  3. COVID-19

Beberapa dari virus ini dapat ber-evolusi dan menyebabkan penyakit pada manusia, menyebabkan timbulnya virus Corona baru yang dapat menjangkit manusia. 3 contoh paling baru dari virus kelompok ini adalah SARS-CoV-2, SARS-CoV, & MERS-CoV.

Sumber: https://www.cdc.gov/coronavirus/types.html

Epidemiologi: Bagaimana Sebaran Virus ini di Seluruh Dunia?

Berikut adalah gambaran sebaran kasus Virus Corona diluar China per 05 Maret 2020.2

Penyebaran: Bagaimana Virus Corona menyebar?

Novel Coronavirus pertama kali ditularkan dari hewan ke manusia (dicurigai dari ular), di Pasar Hewan di Cina selatan. Virus ini lalu ditularkan dari manusia ke manusia melalui droplet yang dikeluarkan saat seseorang batuk, bersin, dan tangan yang menyentuh droplet tsb atau berjabat tangan. Virus ini masuk ke tubuh manusia melalui hidung dan mulut, lalu menemukan sel inang di saluran pernafasan kita (contohnya di hidung) dan memperbanyak diri. Sel inang lalu pecah dan sel-sel disekitarnya kemudian ikut terinfeksi oleh virus.

Tanda dan Gejala Infeksi Vorus Corona

Gejala virus Corona dapat timbul dalam 2-14 hari sejak seseorang tertular. Virus ini menyerang sel-sel di saluran pernafasan, dan menyebabkan gejala-gejala umum seperti : Hidung berair, batuk, nyeri atau rasa tidak enak tenggorok, nyeri kepala dan nyeri otot.

Lalu gejala lain yang lebih buruk seperti demam (suhu sama dengan / diatas 38oC) , sesak / Sulit bernafas, pneumonia, sepsis, bahkan kematian pada beberapa kasus.3

Mengapa Virus Corona Mematikan?

Sebagian besar pasien meninggal dikarenakan komplikasi yang timbul seperti pneumonia dan pembengkakan di paru. Pneumonia berat dapat menyebabkan kematian melalui perjalanan penyakitnya dimana paru-paru seseorang yang terinfeksi seperti terisi oleh cairan sehingga mengganggu fungsinya. Virus ini juga menyebabkan pembengkakan di saluran pernafasan, yang menyebabkan paru mengalami kesulitan untuk menghantarkan oksigen ke dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kegagalan organ dan kematian.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan dan jawabab terkait virus COVID-19 yang telah dirangkum dari WHO (www.who.int):

Tanya: Bagaimana cara melindungi diri kita?

Jawab:

  1. Menerapkan kebiasaan cuci tangan secara rutin dengan cairan pembersih tangan berbasis alcohol (bila tangan anda tidak kotor secara kasat mata), atau dengan air dan sabun bila tangan tampak kotor
  2. Hindari menyentuh-nyentuh area mata, hidung, dan mulut
  3. Hindari kontak langsung dengan orang-orang yang memiliki gejala flu / demam
  4. Hindari kontak langsung dengan hewan-hewan liar maupun hewan peternakan dan peliharaan yang tidak steril / bersih
  5. Masaklah makanan anda secara matang menyeluruh4

Tanya: Apakah kita perlu melindungi orang lain?

Jawab: Sangat perlu! Caranya dengan:

  1. Terapkan etika batuk dan bersin yang baik; yaitu dengan batuk atau bersin ke arah lengan dalam, atau menutup mulut/hidung dengan tissue lalu segera membuang tissue tersebut ke tempat sampah;
  2. Gunakan masker bila anda memiliki gejala saluran pernafasan dan lakukan pola cuci tangan yang baik setelah melepas masker tersebut;
  3. Jaga jarak minimal 1 meter dari individu-individu dengan gejala saluran pernafasan. (Atau terapkan pembatasan social/ Social Distancing sebaik mungkin)5

Tanya: Usia berapa saja yang rentan terkena virus ini?

Jawab: Segala usia dapat terkena virus ini, dimana orang berusia lanjut (diatas 50 tahun) dengan kondisi / riwayat penyakit terdahulu seperti asma, diabetes, dan penyakit jantung jauh lebih rentan untuk dapat kambuh / mengalami komplikasi dengan virus ini. WHO menyarankan agar kita dapat mencegah penyebaran virus ini dengan melakukan hand hygiene / kebersihan tangan.67

Penyebaran virus ini juga dapat dicegah meluas dengan tidak bepergian keluar rumah kecuali sangat penting. Apalagi mendatangi daerah-daerah yang terhitung rawan penyebaran virus ini.89

Praktekan juga keselamatan dan awas setiap saat dalam menyantap makanan anda, juga dalam keseharian apabila anda perlu untuk bekerja di kantor / rumah anda.1011

Tanya: Apakah binatang peliharaan / rumahan dapat menyebarkan virus ini?
Jawab: Sampai saat ini belum ditemukan kasus penyebaran yang berasal dari hewan domestik atau peliharaan / rumahan. Namun sebaiknya anda tetap selalu mempraktekkan hand hygiene setelah berkontak dengan hewan peliharaan anda.12

Tanya: Apakah nyamuk dapat menyebarkan virus ini?

Jawab: Sampai saat ini belum ditemukan kasus penyebaran yang berasal dari nyamuk. Namun sebaiknya anda tetap selalu mempraktekkan hand hygiene setelah berkontak dengan hewan peliharaan anda.13

Tanya: Apakah hawa dingin dapat membasmi virus ini?

Jawab: Kita perlu waspada dan tidak mudah percaya bila suhu dingin dapat membunuh virus ini. Cara paling efektif untuk mencegah virus ini adalah melalui hand hygiene dengan mencuci tangan anda sesering mungkin.14

Tanya: Apakah hawa panas / lembap dapat membasmi virus ini?

Jawab: Dari seluruh kumpulan bukti dan kasus yang ada, diketahui virus ini dapat menyebar di segala penjuru dunia, baik dengan temperatur dingin, panas, maupun kondisi lembap.15

Tanya: Apakah thermal scanner efektif dalam mendeteksi virus ini?

Jawab: Termometer maupun thermal scanner efektif dalam mendeteksi suhu tubuh seseorang yang terkena demam. Namun alat-alat ini tidak mampu mendeteksi orang-orang yang terinfeksi virus ini dengan gejala demam.16

Tanya: Apakah mandi air panas efektif dalam mencegah virus ini?

Jawab: Mandi air panas TIDAK mencegah anda dalam terinfeksi virus ini. Cara paling efektif adalah dengan rajin mencuci tangan anda dan hindari menyentuh area wajah anda.17

Tanya: Apakah rajin membilas hidung anda dapat mencegah virus ini?

Jawab: TIDAK, tidak ada bukti konkrit dan ilmiah bahwa membilas hidung anda dengan cairan antiseptik dapat mencegah virus ini.18

Tanya: Apakah vaksin yang ada saat ini, yang terbukti efektif mengatasi pneumonia dapat melindungi anda dari COVID-19?

Jawab: TIDAK, vaksin pneumonia saat ini tidak dapat melindungi anda dari virus ini.19

Tanya: Apakah ada obat / vaksin untuk melindungi diri kita dari maupun mengobati virus ini?

Jawab: Sampai saat ini, belum ada obat spesifik yang direkomendasikan untuk melindungi kita maupun mengobati virus ini.20

Tanya: Apakah lampu UV disinfeksi dapat membunuh virus ini?

Jawab: Sejauh ini belum ada bukti ilmiah konkrit bahwa lampu UV dapat membunuh virus ini. Lampu UV sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan anda maupun area kulit lainnya karena dapat menyebabkan radiasi kulit21

Tanya: Apakah menyemprotkan alkohol dapat membunuh virus ini?

Jawab: TIDAK, menyemprotkan alkohol tidak dapat membunuh virus yang sudah memasuki tubuh anda.22

Tanya: Apakah pengering tangan dapat membunuh virus ini?

Jawab: TIDAK. Pengering tangan tidak efektif dalam membunuh virus ini.23

Tanya: Jika saya mempunyai pertanyaan mengenai covid-19, apakah saya harus pergi ke rumah sakit?

Jawab: Tidak perlu, tetap diam di rumah, hubungi call center 119 untuk pertanyaan seputar covid-19. Dengan mengurangi tatap muka, kita dapat memutus mata rantai penularan covid-19

Narasumber:

Dr. Theresia M.R., dr., Sp.An., KIC., M.Si, M.M. (dirangkum dari beberapa sumber dan situs WHO)

CategoryCorona Virus