Pandemi Covid-19 sudah bertahan selama 15 bulan di Indonesia dan seluruh dunia. Vaksinasi menjadi langkah pencegahan dalam membantu memperkecil tingkat kematian dan penyebaran virus ini. Berhasil atau tidaknya vaksin dalam membantu pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19 tidak terbatas hanya pada kemampuan vaksin tersebut sendiri, namun juga didukung oleh kondisi tubuh dan imunitas yang dimiliki oleh sang penerima vaksin. Imunitas tubuh terhadap penyakit dan virus termasuk Covid-19 muncul karena kondisi psikis dan jasmani kita. Semakin baik imunitas tubuh, semakin berkurang kerentanan tubuh dalam tertular penyakit.

Salah satu cara dalam meningkatkan imunitas tubuh kita adalah melalui pengaturan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh kita. Semakin seimbang kita dalam menakar asupan gizi melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi, semakin baik pengaruhnya terhadap kecukupan gizi dan imunitas tubuh kita. Di Indonesia, menambahkan slogan 4 sehat 5 sempurna yang sudah diperkenalkan sejak tahun 1952, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2020 mengeluarkan tambahan panduan pola makan bergizi dan seimbang dalam masa pandemi Covid-19 sebagai berikut:

  1. Makan dengan komposisi lengkap untuk memenuhi asupan nutrisi.
    Salah satu pedoman yang bisa digunakan adalah ” Piring Makanku”. Dalam pedoman tersebut, disarankan untuk makan tak sekadar kenyang. Dalam setiap sesi makan, usahakan separuh bagian piring makan berisi buah dan sayur-sayuran. Separuh piring lainnya berisi karbohidrat dan protein.
  2. Batasi asupan lemak, gula, dan garam.
    Makan garam terlalu banyak menyebabkan serangan jantung dan stroke dan sekarang juga diduga menyebabkan perubahan fungsi otak. Banyak orang yang saat stres, seperti musim pandemi ini, menggunakan makanan sebagai pelampiasan. Akibatnya, konsumsi lemak, gula, garam, dan kalori jadi tidak terkontrol.
  3. Penuhi kebutuhan cairan tubuh dan menjaga tubuh agar tidak dehidrasi dengan minum air putih setidaknya 6-8 gelas per hari.
    Mencukupi kebutuhan cairan tubuh juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Usahakan untuk tidak mengonsumsi minuman yang banyak mengandung gula seperti soda, minuman dalam kemasan, dan minuman tinggi gula lainnya.
  4. Jaga kebersihan makanan
    Selama ini, belum ada bukti bahwa makanan atau kemasan makanan berperan dalam penularan virus corona (COVID-19). Seseorang memang dapat tertular karena menyentuh permukaan atau benda yang telah terkontaminasi virus, kemudian menyentuh wajahnya. Akan tetapi, risiko penularan lebih tinggi datang dari interaksi dalam jarak dekat dengan orang lain, misalnya saat berbelanja bahan makanan atau menerima pesanan. Dalam keadaan apa pun, kebersihan sangat penting saat menyiapkan makanan untuk mencegah penularan penyakit melalui makanan (UNICEF, 2020). Menurut World Health Orgainization (WHO), 2020 terdapat beberapa cara untuk menjaga kebersihan dan keamanan makanan dan minuman yang akan kita konsumsi: 

    • Cuci bersih tangan dengan sabun di air yang mengalir dan cuci bahan makanan yang akan diolah
    • Pisahkan penyimpanan dan bedakan pisau dan talenan untuk bahan makanan mentah dan matang
    • Memasak dengan benar dan matang terutama bahan makanan protein hewani
    • Simpan makanan matang pada suhu yang tepat/aman
    • Gunakan air dan bahan baku yang aman dan bersih

Selain menjaga pola makan sehat bergizi dan seimbang, praktikkan juga cara mencegah penularan virus corona. Yakni, dengan rajin mencuci tangan pakai sabun dan tetap tinggal di rumah. Bila terpaksa harus ke luar rumah karena ada kepentingan mendesak, selalu gunakan masker dan jaga jarak aman dengan orang sekitar minimal dua meter.

Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh:

  1. Makanan bergizi seimbang
    Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk membangun kekebalan tubuh yang kuat agar terlindung dari infeksi virus. Dalam isi piring makan sehari hari sebaikanya mengandung: 

    • Karbohidrat c/ nasi, kentang, jagung, umbi umbian.
    • Protein hewani c/ ikan, telur, ayam, daging. Protein nabati c/ tahu, tempe, kacang kacangan.
    • Sayuran dan buah yang mengandung vitamin, mineral, serat.
    • Minumlah air putih 8 gelas perhari.
  2. Cukupkan Asupan Sayur dan Buah
    Buah buahan merupakan pangan sumber berbagai sumber vitamin dan antioksidan yang bermanfaat untuk meningktakan imunitas tubuh menjaga kekebalan tubuh kita Perbanyak konsumsi buah seperti; pisang, jeruk, alpukat, apel, pepaya, manggis, dll. Macam –macam buah- buahan dan manfaatnya: 

    • Buah berwarna merah : mengandung banyak vit c dan flavonoid juga bermanfaat menurunkan kadae kolesterol dan kesehatan hati.
      Contoh: semangka, apel, tomat, strobery, anggur merah
    • Buah berwarna kuning dan orange mengandung vit A dan karoten meningkatkan penglihatan dan banya mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.
      Contoh: pisang, jeruk, papaya, manga
    • Buah berwarna hijau meningkatkan imunitas tubuh dan berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker.
      Contoh: apel malang, anggur hijau, melon
    • Buah berwarn ungu dan semakin berwrna gelap kandungan vitaminya semakin tinggi bermanfaat kesehatan jantung, pembuluh darah.
      Contoh: delima, ubi ungu, blueberry

    Kecukupan gizi terutama vitamin dan mineral sangat diperlukan untuk mempertahankan kekebalan tubuh kemudian berperan sebagai antioksidan atau penangakal senyawa jahat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Setiap jenis sayuran juga mempunyai keunggulan zat gizi tertentu. Untuk sayuran yang berwarna mempunyai kandungan vitamin lebih tinggi.

    • Sayuran berwarna hijau sumber karoten, antioksidan, vitamin C, mineral, asam folat, menigkatakan imunitas c/ daun singkong, sawi, bayam, buncis, kangkung, kacang panjang dll
    • Sayuran berwarna ungu sumber vitamin dan antioksdan c/ terong ungu, kol ungu
    • Sayuran berwarna kuning da orange sumber vitamin dan antioksdan, kesehatan indra penglihatan c/ wortel, labu kuning, jagung
    • Sayuran berwarn merah sumeber antioksidan, vitamin A dan vit E c/ bayam merah, lobak merah
    • Sayuran putih mengandung vit E dan zat alicin mengontrol kolestrol, tekanan darah tinggi c/ tauge, bunga kol, sawi putih
  3. Cukupkan vitamin yang anda konsumsi
    Meningkatkan daya tahan tubuh adalah salah satu kunci agar tidak tertular virus covid-19. Makanan yang mengandung zat gizi yang berperan aktif dalam meningkatkan daya tahan tubuh antara lain vitamin A,C,E, dan Zinc. 

    • VITAMIN A: Dapatkan vitamin A sebagai kekebalan tubuh dari bahan makanan kaya akan vit A antara lain : wortel, kuning telur, ubu jalar, daun singkong, brokoli, bayam, atau dari bahan makanan yang diperkaya dengan vitamin A seperti susu dan sereal
    • VITAMIN C: Melindungi tubuh dari infeksi dengan cara merangsang pembentukan antibodi dan kekebalan tubuh. Contoh: Buah buahan seperti papaya, jeruk, stroberi, tomat,jambu biji dan kiwi
    • VITAMIN E: Sebagai antioksidan untuk menetralkan radikal bebas dalam tubuh sehingga kekebalan tubuh terjaga. Contoh: sayuran hijau, minyak sayur, kacang kacangan
    • ZINC(SENG): Meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar bekerja dengan baik dan membantu penyembuhan luka. Contoh: daging tanpa lemak, ayam, makanan laut(kerang), hati ayam, telur, keju, kacang kacangan dan biji bijian (wijen)
    • VITAMIN B6, FOLAT, SELENIUM DAN ZAT BESI (FE): Fe Dan Selenium untuk pertumbuhan sel kekebalan tubu. Vitamin B6 dan asam folat mempengaruhi produksi dan aktifitas sel kekebalan tubuh. Vitamin B6 Ditemukan dalam sereal, kacangan2, sayuran berdaun hijau, buah, ayam, daging. Asam Folat berlimpah dalam sayuran warna hijau, kacang- kacangan dan biji. Zat besi juga ditemukan dalam daging, ayam, ikan, telur. (KEMENTRIAN KESEHATAN, 2020)
  4. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama 40-60 detik dengan mengikuti 5 langkah cuci tangan.
  5. Rutin olahraga
  6. Berolahraga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme, berolahahraga 30 menit secara rutin 3-5 kali seminggu untuk meningaktkan kebugaran.

Diasuh oleh: Enida Tamba, S.Gz (Staf Instalasi Gizi RSGM Maranatha)

Dirangkum dari berbagai sumber.

CategoryGizi
Tags