Beda usia, maka beda pula lah penanganan masalah kesehatan yang harus dilakukan oleh seorang dokter. Seperti hal nya masalah kesehatan anak, mulai dari bayi baru lahir, anak-anak hingga remaja usia sekitar 18 tahun idealnya ditangani oleh dokter spesialis anak.

Tidak semua penyakit yang dialami seseorang dapat ditangani oleh dokter umum. Dalam arti, pada situasi dan kondisi tertentu karena keterbatasan fasilitas dan kompetensi beberapa penyakit hanya dapat ditangani oleh dokter khusus atau dokter spesialis.

Dokter spesialis anak atau ahli pediatri adalah dokter yang memiliki fokus pada kesehatan fisik, mental, emosional, tumbuh kembang, dan sosial anak-anak. Selain itu juga juga, dokter spesialis anak bertugas memberikan tindakan pencegahan pada anak yang sehat salah satunya melalui pemberian vaksinasi serta memberikan pengobatan pada anak yang sehat baik penyakit akut maupun kronis.

Ukuran tubuh yang berbeda diikuti dengan perubahan pendewasaan merupakan perbedaan utama yang dapat langsung kita kenali. Ukuran tubuh yang lebih kecil pada bayi atau neonatus akan memengaruhi perbedaan fisiologis anak dari dewasa. Penyakit turunan, variasi genetic, dan masalah pertumbuhan merupakan masalah yang umum dihadapi dokter anak. Pepatah umumnya mengatakan bahwa anak-anak bukanlah “orang dewasa kecil”, sehingga tenaga kesehatan harus memahami fisiologi yang belum matang pada bayi atau anak-anak saat mempertimbangkan gejala, meresepkan obat, dan mendiagnosis penyakit.

Fisiologi anak langsung memengaruhi sifat farmakokinetik obat yang memasuki tubuh. Absorpsi, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat berbeda antar anak dan orang dewasa. Meskipun demikian, masih belum ada penelitian dan kajian yang menyeluruh untuk membedakan kedua kelompok usia ini, maka dari ini masih diperlukan penelitian lanjutan untuk lebih memahami bagaimana faktor-faktor ini dapat memengaruhi keputusan yang diambil tenaga kesehatan saat meresepkan dan memberikan obat untuk populasi pediatrik.

Pelayanan yang dilakukan oleh dokter spesialis anak, diantaranya:

  1. Konsultasi dan pemeriksaan
    Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif, biasanya orangtua pasien melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait keluhan atau masalah kesehatan yang terjadi pada anaknya. Dokter akan menggali informasi lebih dalam kepada orangtua pasien agar dapat menegakkan diagnosa sehingga dapat memberikan rekomendasi perawatan atau tindakan medis selanjutnya.
  2. Konsultasi laktasi (Ibu menyusui)
    Konsultan laktasi bertugas untuk membantu ibu menyusui yang mengalami kesulitan saat menyusui bayinya. Dengan dukungan dan informasi yang tepat dari konsultan laktasi, proses menyusui pun bisa menjadi lebih mudah.
  3. Injeksi / Vaksin
    Vaksinasi adalah imunisasi aktif dengan pemberian vaksin yang dapat merangsang pembentukan imunitas dari sistem imun di dalam tubuh, sehingga membentuk kekebalan atau imunitas tubuh terhadap ancaman penyakit tertentu.
  4. Nebulisasi
    Nebulisasi adalah pengobatan yang menggunakan alat nebulizer biasanya diberikan pada penderita gangguan pernapasan dengan cara dihirup sehingga obat lebih mudah masuk ke paru-paru.

Segera bawa ke dokter spesialis anak, jika anak mengalami beberapa kondisi seperti di bawah ini:

  • Demam
  • Muntah atau diare berat
  • Dehidrasi
  • Kejang
  • Gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek yang tidak kunjung sembuh atau menyebabkan gejala berat seperti sesak napas
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Muncul ruam
  • Anak mengalami masalah tumbuh kembang
  • Bayi terlahir prematur

RSGM Maranatha mempunyai rasa tanggung jawab dan turut peduli dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan anak-anak di seluruh lapisan masyarakat kearah yang lebih baik, optimal, dan prima. Sehingga sebagai rasa kepedulian tersebut, mulai 22 Oktober 2020 kembali menyelenggarakan pelayanan klinik spesialis anak.

Bagaimanapun juga menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati terlebih bagi kesehatan anak. Sehingga sangat penting bagi orangtua untuk lebih memperhatikan dan lebih peduli terhadap kondisi kesehatan anak.

Anak Sehat, Berprestasi .

Sumber:

https://www.alodokter.com/informasi-terkait-dokter-spesialis-anak

https://www.sehatq.com/dokter/anak

https://skata.info/article/detail/727/mengenal-imunisasi-dasar-lanjutan-dan-ulangan-booster-untuk-anak

Hari dan Jam Kerja

Kamis:

17.00-19.00 WIB

dr. Chandni P. Daryanani, Sp.A.

Jumat:

17.00-19.00 WIB

dr. Chandni P. Daryanani, Sp.A.

Sabtu:

17.00-19.00 WIB

dr. Chandni P. Daryanani, Sp.A.

phone-icon0856 2423 1340

Pendaftaran Janji Temu Dokter

  1. Pendaftaran / booking dilakukan dan diterima maksimal H-1 dari hari yang diinginkan.
  2. Pendaftaran / booking yang dilakukan di hari H, berpotensi masuk waiting list.
  3. Pendaftaran / booking diterima pada pukul 08.00-20.00 setiap Senin-Sabtu.
  4. Jadwal dokter dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.